Insantama Serang

logo_ppdb2023SIT INSANTAMA
Daftar Sekarang
Khotaman
25
May
’24

Khotmul Qur’an ke-10: Membentuk Pondasi Spiritual yang Kokoh

Ditulis oleh Insantama Serang
Acara Khatmul Qur’an angkatan ke-10, sebagai puncak kelulusan para siswa yang lulus EBTAQ (Evaluasi Belajar Tes Akhir Qiroaty) yang digelar pada hari Sabtu (25/5/2024) di Aula Insantama. Agenda ini dihadiri oleh Direktur Pelaksana (Dirlak) SIT Insantama Serang, ustadz M. Asfarin Fajri, SE., PJ. Qiroaty Insantama, ustadz Maslahudin, S.Ag, Pengurus Korcab Serang Qiroaty, ustadzah Dewi Khotimah dan ustadzah Nining, Kepala SDIT Insantama Serang, Bapak Budi Hendrawan, S.Pd, Kepala SMPIT Insantama Serang, Bapak Very Setiyawan,S.PdI, Pengurus Fosis SDIT-SMPIT Insantama Serang, para orang tua siswa, dan seluruh staf beserta dewan guru SDIT-SMPIT Insantama Serang.
Tujuan diadakannya khatmul Qur’an ini adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt, kemudian sebagai salah satu upaya untuk melihat dan mengukur kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an untuk tingkat dasar dan terakhir sebagai motivasi bagi siswa yang belum lulus Qiroaty, serta untuk membekali siswa-siswi dengan pondasi spiritual yang kokoh, agar tidak lupa membuka jalur langit dalam meraih kesuksesan.
Para siswa dipanggil satu persatu untuk naik keatas panggung oleh Bapak Irwan Gunawan selaku MC acara khatmul Qur’an. Para siswa membaca Al-Qur’an juz 30 bersama-sama. Dilanjut membaca doa oleh salah satu perwakilan siswa yang lulus EBTAQ. Selanjutnya prosesi pemberian mahkota sebagai bentuk hadiah untuk orang tua mereka masing-masing. “Mahkota ini adalah penghargaan ananda untuk orang tua.” Ujar MC.
Sementara itu, sambutan dari PJ. Qiroaty Insantama Serang, ustadz Maslahudin, S.Ag., menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah, mukjizat kanjeng Nabi Muhammad Saw. “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga di dunia. Siapa yang menjadi keluarga Allah? Pertama, orang yang selalu sering baca Al-Qur’an. Ternyata Al-Qur’an itu membawa keberkahan. Kedua, orang yang selalu mengkaji Al-Qur’an. Ketiga, orang yang Hafizh Qur’an, penjaga Al-Qur’an. Yang membaca Qur’an akan diberikan 10 kebaikan dari satu hurufnya. Tantangan jaman sekarang ini, Al-Qur’an seolah-olah disampingkan, karena banyaknya gadget atau main HP.” Ungkapnya dengan tegas.
Lebih lanjut, ustadz Maslah menambahkan sejatinya mereka yang berjuang sudah banyak sekitar 30 an, dan mereka yang terpilih lulus ada belasan. “Siswa yang telah lulus ada 15 siswa, yang 3 siswa berhalangan hadir di acara ini. Mudah-mudahan setiap tahun ada peningkatan.” Tambahnya.
Ustadz Asfarin Fajri selaku Dirlak SIT Insantama, dalam smabutannya menyampaikan acara khatmul Qur’an ini adalah bagian dari karunia Rahmat Allah Swt, atas Rahmat itu berbahagialah. “Kita menyelenggarakan agenda ini sebagai bentuk kebahagiaan kita. Memberikan penghargaan buat anak-anak kita dan juga penghargaan buat bapak ibu semua.” Katanya.
Ustadz Asfarin mengutarakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan yang mengajarkannya. Ustadz Asfarin mengharapkan dan memberikan wejangan nasihat pada siswa-siswi yang lulus agar berkah ilmunya. “Pertama, antum harus bersyukur disini, para guru sudah membimbing antum, hormat pada guru, sayangi dan tawadhu pada guru, itu adalah bagian agar ilmunya berkah, khidmat kepada guru. Kedua, bapak ibu guru yang sudah membimbing tetap mendoakan anak didiknya. Guru tetap mendoakan murid-muridnya. Siapa yang harus kita hormati setelah orang tua, adalah guru-guru kita. Sabar dan ikhlas, penuh dengan kasih sayang. Kalo baju sobek itu bisa dijahit, tapi kalo hati anak yang sobek tidak dapat dijahit, walaupun seribu jahitan.” Tuturnya.
Ada yang menarik dalam acara Khatmul Qur’an kali ini. Pasalnya salah satu siswa ananda Fayyad yang lulus EBTAQ, putra bungsu dari pasangan Bapak Agus Misbah dan Ibu Titim Maryati,S.Si ini ternyata masih kelas 3 sebagai peserta paling muda di Insantama Serang.
Sambutan dari pengurus Korcab Serang Qiroaty, ustadzah Ibu Dewi Khotimah menyampaikan pesan dan apresiasinya untuk mengajarkan Qiroaty yang menyenangkan pada anak-anak. “Semoga anak-anak menjadi sahabat Al-Qur’an, penyejuk hati umi dan Abi. Karena dengan mendahulukan Allah, dunia akan mengikutinya.” Tuturnya.

Populer