Insantama Serang

logo_ppdb2023SIT INSANTAMA
Daftar Sekarang
DSC_0049 edit
18
May
’24

Tanamkan Jiwa Enterpreneur

Ditulis oleh Nasuhi

Insantama Market  Day (IMD) merupakan wadah yang tepat dalam mengembangkan diri untuk siswa-siswi SDIT Insantama Serang, belajar menjadi pedagang dan pembeli yang cerdas dan jujur. Kegiatan IMD ini digelar pada hari Sabtu (18/5/2024), di lapangan Insantama. IMD diselenggarakan sebagai bentuk perwujudan dan aplikasi penguatan pendidikan karakter di sekolah. Ada nilai religius, siswa dilatih untuk melakukan nilai-nilai kejujuran dalam proses jual beli.

Acara IMD ini dipandu oleh dua MC (Nurhasanah & Nur Fadilah) yang dikenal dengan julukan “Duet Nur” . Terlihat kompak dan mewarnai suasana ceria yang dapat mengkondisikan jalannya acara. MC membuka acara IMD dengan diawali pembacaan kalam ilahi ayat suci Al-Quran dan sambutan dari Direktur Pelaksana (Dirlak) SIT Insantama Serang, ustadz M. Asfarin Fajri, sekaligus dihidupkannya sirene sebagai tanda dibukanya acara IMD dan sudah dimulai bertransaksi jual-beli.

Dalam sambutannya ustadz Asfarin menegaskan acara IMD ini sebagai rangkaian kurikulum yang diadopsi Insantama, dan panitia yang sudah mempersiapkan agenda ini adalah pasar yang syar’i, proses jual beli harus mendapatkan ridho dari Allah Swt. Bahwa pedagang yang jujur dijamin masuk surga, oleh karena itu, menjadi pelajaran yang sangat penting, agar diridhoi Allah. “Kualitas dari IMD, kita inginkan kegiatan IMD ini tidak hanya disekolah, tapi bisa diluar sekolah. Kita bisa kerjasama dengan dinas perdagangan, dan kita akan mengenalkan Insantama ke masyarakat umum, sehingga kegiatan IMD agar bisa berwarna. Mudah-mudahan Allah Swt memberkahi kita semua menjadi pedagang yang jujur dan mendapatkan Jannah dari Allah Swt.” pungkasnya.

Satu persatu pertunjukan tampilan anak-anak dipanggung IMD. Dimulai dari penampilan kelas bawah, dari kelas 1, 2, dan 3. Selanjutnya dihibur dari aksi seni tampilan dari guru (pak Hawasi & pak Deni) dan juga kelas 6. Tampilan ini untuk menunjukkan aksi seni sekaligus untuk menghibur para pengunjung IMD yang membeli dagangan anak-anak kelas atas, berjejer stand nya dengan berbagai macam jajanan makanan dan minuman.

Ada yang menarik di acara IMD ini, pasalnya setiap tampilan terbaik dalam pentas dipanggung IMD ini, akan mendapatkan hadiah dari Fosis SDIT Insantama Serang dan sekolah, berupa piala, piagam dan bonus uang apresiasi untuk para juara. Dan juga hadiah untuk para pedagang yang berhasil mendapatkan nilai terbaik dari berbagai kategori yang sudah disiapkan. Diantaranya yaitu juara 1 tampilan terbaik, diraih oleh siswa-siswi kelas 3, dengan total nilai 270. Juara 2 dari kelas 1, total nilai 260. Dan juara 3 dari kelas 2, dengan total nilai 245.

Sedangkan untuk kelompok para pedagang sebagai pemenang juaranya yang terbaik, dipilih berdasarkan kategori yang disiapkan panitia. Antara lain dari kategori “Best Performance” juara 1 adalah kelompok Oishi Mochi. Disusul juara 2 dari pedagang jujur. Dan juara 3, diraih oleh kelompok “4 anak Soleh.” Menurut Bu Hayatun Toyibah selaku Ketua Fosis SDIT Insantama, kategori Best Performance, ada tiga yang dinilai yaitu pertama,tampilan penjual. Kedua, tampilan stand. Ketiga, kebersihan. “Juri memberikan poin-poin setiap pedagang berdasarkan 3 penilaian dari masing-masing juri, dan dijumlahkan nilai/poin yang terbanyak.” ujarnya.

Selanjutnya para juara kategori Best Poster adalah kelompok Cap Kaki 5 sebagai juara 1. Dan juara 2 diraih oleh The Halal. Sedangkan kategori Best Product, juara 1 direbut oleh Oishi Mochi. Juara 2 dari kelompok Blue Sky. Untuk kategori Best Marketing, juara 1 diperoleh Flora Store. Juara 2, oleh Cold Drink. Bagi pemenang kategori Best Digital Marketing, juara 1 disabet oleh The Halal. Diikuti juara 2 dari kelompok Dream Catcher. Sedangkan kategori Juara Sosial Media, direbut oleh The Halal dari kelas 5 dengan jumlah poin 171. Disusul juara 2 oleh kelompok Drink Time dari kelas 5 dengan poin 164.

Para siswa sangat antusias dalam kegiatan ini, sehingga ada beberapa stand yang menjual habis barang dagangannya dalam waktu yang singkat. Kelompok “The Halal” menjual kebab dan sosis bakar, mengungkapkan kepuasannya karena telah berhasil menjual produk olahannya. “Alhamdulillah, kebab dan sosis bakar yang kami jual laris dalam waktu singkat pak, senang sekali bisa merasakan berjualan habis. Ternyata seru banget di acara IMD ini.” Ungkap Darren.

Masih banyak lagi menu-menu yang di jual di stand IMD ini, seperti Mie Jebew, donat kentang, mochi, kelapa tart, ager bola, puding lumut, pangsit, kebab, sosis bakar, spaghetti, dimsum dan berbagai macam kue serta jenis minuman seperti es kuwut, pudot, es krim, es susu, es teh dan lain-lain. Harga-harga yang dijual pun bervariasi dan terjangkau mulai dari dua ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah.

IMD mendidik anak mengembangkan jiwa enterpreneur dan keterampilan hidup serta wujud sikap mandiri. Anak-anak diberi kebebasan untuk mempersiapkan, memilih dan menjajakan barang dagangannya. Sekolah hanya memberi rambu-rambu bahwa yang dijual dalam bentuk jajanan makanan dan minuman yang halal dan thoyyib, atau jualan alat tulis dan lain-lain. Pemilihan jualan dagangan dan konsep pemasaran atau marketing diserahkan semuanya kepada siswa dengan arahan dari wali kelas masing-masing.

Populer