Pengawas SMP dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Ibu Hj. Nurlela,S.Pd.,M.Si, dan Pengawas SD dari Dinas, Bapak Imam Falah,M.Pd., menghadiri acara Insantama Special Moment (ISM) Insantama Serang, di gedung Gapura Indra Function Hall, Kasemen, Kota Serang – Banten, Sabtu (15/6/2024). Insantama Special Moment ini sekaligus merupakan pelepasan siswa-siswi SDIT angkatan ke 13 dan SMPIT angkatan ke 7, yang mengusung tema “Tempa diri Menjadi Muslim Sejati”.
Dalam sambutannya, Ibu Hj. Nurlela mengucapkan selamat kepada anak-anak SD dan SMP yang telah lulus, dan berpesan agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, jangan sampai anak-anak terjerumus ke pergaulan yang tidak baik. Contohnya seperti terjerumus ke Narkoba, pergaulan bebas dan sebagainya.
“Terus meningkatkan prestasi, terus belajar dan tolong di motivasi karena Bapak Ibu berperan penting untuk pengawasan terhadap anak-anaknya. Adek-adek tunjukkan prestasimu, karena masuk SMP/SMA ada jalur prestasi. Buatlah orang tua bangga dengan prestasimu, banyak momen-momen untuk prestasi, karena itu sebagai jalan untuk masuk sekolah lewat jalur prestasi. Karena sekolah di Insantama, anak-anaknya cerdas dan berakhlak mulia.” Pungkasnya.
Sementara itu, Bapak Imam Falah selaku Pengawas SD dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, menyampaikan pesan dan apresiasinya bahwa acara ini adalah momen yang sangat berharga sebagai prosesi wisuda. Mudah-mudahan ini menjadi pintu awal kesuksesan. Nanti anak-anak kita yang akan meneruskan selanjutnya. Kita sekarang sudah menyaksikan prosesi kelulusan ini.
“Saya ingin menyampaikan secara pribadi mewakili Dinas Pendidikan mengucapkan selamat kepada siswa kelas 6 dan siswa kelas 9. Saya mengucapkan terimakasih kepada ketua Yayasan, yang bisa mengantarkan putra-putri kita mendapatkan pendidikan. Dan juga kepada guru yang sudah mendidik dan membimbing hingga sampai lulus. Serta orang tua yang mengawasi putra-putrinya dalam lingkungan keluarga. Selamat kepada seluruh warga sekolah, yang mendukung proses belajar mengajar, karena ini yang mensupport dalam pembelajaran.” Ungkapnya.
Meski demikian, perwakilan dari orang tua siswa, Ibu Sri Wahyuni mengatakan bahwa kami mewakili wisudawan-wisudawati, selama kami menitipkan anak-anak kami di Insantama, pasti anak-anak ada kesalahan, dan kami mohon dibuka pintu maafnya. “Kami berharap Insantama melahirkan generasi islami sesuai dengan harapannya menjadi muslim sejati yang kaffah.” Tegasnya.